Microteaching: Laboratorium Calon Pendidik Profesional
Belajar mengajar perlu latihan, Dimulai niat ikhlas yang utama. Jangan menyerah meski ada kesulitan, Guru sejati lahir dari jiwa mulia. Microteaching atau praktik mengajar dengan skala mikro merupakan tahapan penting dalam proses pendidikan calon pendidik. Disebut mikro karena cakupannya mikro/terbatas: materi hanya sedikit, waktu singkat (10–15 menit), dan audiens terbatas (biasanya teman sekelas yang berperan sebagai siswa). Meski bersifat simulatif, microteaching menjadi jembatan antara teori perkuliahan dengan praktik nyata di kelas. Mengapa Microteaching Penting? Microteaching bagaikan laboratorium bagi calon pendidik. Di sinilah mereka berlatih menguasai keterampilan dasar mengajar, mengelola kelas, memanfaatkan media, serta memilih strategi yang tepat. Praktik ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk refleksi diri setelah mengajar, karena biasanya ada rekaman video yang bisa ditonton ulang. Dengan demikian, microteaching bukan sekadar formalitas, melainkan wah...